Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) - Karanganyar, Jawa Tengah
Pondok Pesantren MTA[Majlis Tafsir Al Qur'an] merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Karanganyar. Adapun belajar mengajar di ponpes ini menggunakan kurikulum yang berlaku di tambah dengan ilmu agama. Ada juga kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler sekolah untuk santri seperti karate, basket, futsal, grup belajar dan lainnya.
Pondok Pesantren MTA[Majlis Tafsir Al Qur'an] memiliki staf pengajar uztad/uztazah serta guru yang kompeten pada bidang pelajarannya masing-masing sehingga berkualitas dan menjadi salah satu pesantren terbaik di Kabupaten Karanganyar. Tersedia juga berbagai fasilitas seperti ruang kelas yang nyaman, asrama yang nyaman, laboratorium praktikum, perpustakaan, lapangan olahraga, kantin, masjid dan lainnya.
Segera kunjungi ponpes terdekat ini untuk info pendaftaran, biaya pendaftaran, info biaya SPP, info kurikulum, info pesantren di Kabupaten Karanganyar, nomor NPSN dan lainnya. Anda juga bisa menghubungi kontak atau mengakses website sekolah jika tersedia.
-
Dimana alamat Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) Karanganyar?
Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) Karanganyar beralamat di C2F8+3HM, Pojok, Mojogedang, Karanganyar Regency, Central Java 57752, Indonesia.
-
Berapa kontak nomor telepon Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) Karanganyar?
Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) Karanganyar dapat dihubungi melalui kontak nomor telepon 0857-9935-6645
-
Berapa kode pos Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) Karanganyar?
Kode pos dari Pondok Pesantren MTA (Majlis Tafsir Al Qur'an) Karanganyar adalah 57752
- - PAUD & PonPes Kilau Namia - Karanganyar, Jawa Tengah
- - Pondok Pesantren Nur Mustofa Karanganyar - Karanganyar, Jawa Tengah
- - Pondok Pesantren Sayidiman - Karanganyar, Jawa Tengah
- - Pondok Pesantren Putri Darul Arqom - Karanganyar, Jawa Tengah
- - Pondok Pesantren Nurul Ummah - Karanganyar, Jawa Tengah
- - Pondok Pesantren Nurul Falah - Karanganyar, Jawa Tengah